|
Lilacita - Demontrasi Produk Tradisional
Sebagai salah satu warisan budaya yang potensial, produk tradisional Bali, dikembangkan di kawasan agro ini. Temukan pengalaman unik dalam kunjungan Anda melihat sendiri proses pembuatan produk-produk tradisional Bali, mulai dari jajan Bali, pembuatan minyak kelapa, penyulingan arak, penggilingan kopi Bali dan lain-lain. Saksikan proses pembuatan ini di saung-saung Bagus Agro Pelaga. Berikut penjabarannya:
Pembuatan Minyak Kelapa (Nandusin)
|
|
| Tahap 1 : |
Mengenal macam-macam kelapa. Ada banyak jenis kelapa di Bali yang beberapa contohnya disiapkan, misalnya: kelapa dalam, kelapa genjah, kelapa gading, kelapa hijau, dll. |
| Tahap 2 : |
Membuka buah kelapa dengan peralatan linggis atau blakas. |
| Tahap 3 : |
Memisahkan daging buah kelapa dari tempurungnya dengan menggunakan alat yang disebut penyeluhan |
| Tahap 4 : |
Mengupas dan memarut kelapa. |
| Tahap 5 : |
Membuat santan kelapa, mencampur kelapa parut dengan sedikit air kemudian diremas-remas dan disaring. |
| Tahap 6 : |
Santan dimasak sampai minyaknya muncul. Kemudian minyak yang muncul itu dipisahkan dari cairan sisa santan tadi dengan sendok panjang, kemudian ditempatkan pada wajan yang lain. |
| Tahap 7 : |
Minyak yang telah terkumpul dipanaskan kembali untuk menguapkan kandungan air yang tersisa sehingga diperoleh minyak goreng murni. |
|
Pembuatan Kopi Bubuk
|
|
| Tahap 1 : |
Memetik daun kopi. |
| Tahap 2 : |
Mengenal jenis-jenis kopi. |
| Tahap 3 : |
Memilih biji kopi yang berkualitas terbaik. |
| Tahap 4 : |
Mengeringkan kopi dengan cara menjemur di terik matahari dan mengupas kulit ari dari biji-biji kopi tersebut. |
| Tahap 5 : |
Biji-biji kopi disangrai (dipanaskan di atas wajan tanpa minyak), di Bali disebut dengan menyahnyah dengan menggunakan wajan dari tanah liat. |
| Tahap 6 : |
Biji kopi kemudian ditumbuk. |
| Tahap 7 : |
Bubuk kopi disaring. |
| Tahap 8 : |
Proses pengemasan. |
|
Membuat Jajan Bali ‘Lak-Lak’
|
|
| Tahap 1 : |
Santan dan tepung beras dicampur sampai rata dan siap untuk dipanggang. |
| Tahap 2 : |
Tuangkan adonan cair ke dalam cetakan kue lak-lak dan dipanggang di atas api sedang. |
| Tahap 3 : |
CBubuhi kelapa parut dan siram dengan sirup gula merah. |
| Tahap 4 : |
Jajan lak-lak siap dihidangkan kepada tamu. |
|
Pembuatan Gula Aren
|
| Tahap 1 : |
Menyadap sari pohon enau yang dinamakan tuak, dengan memanjat pohonnya menggunakan tangga bambu. |
| Tahap 2 : |
Membuat lau, cairan dari ragi, kulit pohon nangka dan air, yang berfungsi memberikan rasa manis dan aroma yang sedap pada gula aren. Kemudian lau tersebut dicampur dengan tuak. |
| Tahap 3 : |
Campuran tersebut dimasak selama 2,5 jam dan dicampurkan satu sendok makan minyak kelapa. Setelah 2,5 jam, tambahkan satu sendok makan gula pasir, aduk perlahan selama 5 menit. |
| Tahap 4 : |
Tempatkan cairan gula itu panas-panas ke dalam cetakan. Biasanya cetakan terbuat dari tempurung kelapa atau dari bambu. Kemudian dilanjutkan dengan proses pengeringan. |
| Tahap 5 : |
Proses pengemasan. Biasanya dibungkus dengan kertas jagung. |
Pembuatan Arak Bali
|
| Tahap 1 : |
Tuak (sari pohon enau) dididihkan dengan api kecil selama tiga jam dalam kuali yang benar-benar tertutup yang antara tempat cairan yang telah tersuling dengan kuali tersebut dihubungkan dengan pipa yang pada ujung-ujung yang menghubungkannya dimampatkan dengan tanah liat agar tidak ada udara yang masuk. |
| Tahap 2 : |
Proses penyulingan yang memerlukan waktu panjang tersebut menjadikan tuak tadi menjadi arak. Siap untuk dikonsumsi. |
|